Postingan

Menampilkan postingan dengan label karya tian

Obrolan Singkat

Karya : Ochistiar 15 Feb at 13.52 ***Rak Sepatu start a new conversation with you*** “Kamu percaya takdir?” “Eh?” “Kalau apapun yang akan kita lewati dalam hidup ini sudah diatur..” “Percaya, tapi bukan berarti kita tidak bisa memilih. Adakalanya takdir yang memilih kita, tapi ada masanya juga kita yang memilih takdir.” “Pilihan. Masalahnya ada disana, pilihan hidup itu tidak seperti soal pilihan ganda yang sekali memilih langsung diketahui jawabannya. Pilihan hidup itu seperti percabangan yang punya anak cabang dan cucu cabang lainnya yang mampu memutar-mutar kita ke negeri entah berantah. Mungkin kalau kita memiliki semuanya dan tidak harus memilih ceritanya akan jadi lebih mudah.” “Dari sekian banyak bintang di langit kita juga tidak bisa memetik semuanya bukan?  Kita hanya memiliki dua tangan. Untuk memetiknya saja sudah menguras tenaga, entah bagaimana cara merangkulnya. Manusia diharuskan memilih karena keterbatasannya. Manusia tidaklah semp...

Surat Perpisahan

Karya : Ochistiar Sat, 23 Nov at 9:33   From: Fiksi Mini to you Halo, apakah kamu masih suka melihat langit? Kalau kamu masih suka, biarkanlah aku menjadi wanita yang berdiri di bulan atau melesat jauh setinggi bintang atau berpijar seterang matahari atau sekedar menjelma sebagai awan yang melindungimu dari terik mentari, supaya kamu selalu melihat aku, kemudian mengingat kita. Bagaimana kabarmu? Aku harap sehat selalu ragamu, pun tangguh jiwamu, dengan bahagia senantiasa menemanimu di musim apapun. Surat ini aku tulis dengan seluruh ketulusan yang aku miliki. Dengan kerendahan hati meminta sedikit waktumu untuk membacanya. Aku tau, waktu adalah pemberian yang sangat berharga sebab sedikit waktu ini adalah bagian dari hidumpu yang luar biasa. Jadi aku sangat menghargainya. Setelah surat ini aku tidak akan meminta waktumu lagi, aku juga tidak akan mempertanyakan keberadaanmu lagi, aku tidak akan memaksamu berhenti main game hanya untuk melakukan apa yang aku...
Terdiam Katya : Ochistiar Masing-masing pikiran kami berlarian kesana-kemari. Menyusun kata demi kata anak tangga kalimat untuk turun hingga memperdengarkan suara. Menyampaikan isi pikiranku, pada orang yang duduk disisi kanan. Orang disisi kanan pun membisu jua, kami sama-sama menunggu. Dingin AC, sayup-sayup mulai menyapa sekeliling kami dan kami masih dibalut sepi. Sofa putih ini ternyata cukup luas untuk sekedar menampung kami berdua, bersama kertas-kertasnya dan kertasku berhamburan dimana-mana memenuhi bagian sofa yang kosong, tetapi sunyi masih mampu mengisi sela diantara kertas-kertas itu. Aku menatap lembaran-lembaran yang seharusnya kubaca, tetapi pikiranku masihlah menyusun kata. Orang disisi kanan pun masih sibuk membaca diktatnya yang tebal. Namun sudah hampir sepuluh menit tak kunjung berganti halaman, aku tak yakin pikirannya masih disana. Sebentar kemudian, kulihat dia menatap map kuning tembus pandang milikku. Sedikit menengok, berharap ada sepotong ...

Mungkin Benar Adanya

Karya : Ochistiar Mungkin benar adanya, setiap insan mempunyai titik baliknya masing-masing. Titik yang merubahnya ke arah lebih baik maupun sebaliknya. Titik yang mampu membuatnya menentukan pilihan, mengambil sikap, mendekat pada tujuan. Mungkin benar adanya, setiap orang memiliki kepercayaan. Kepercayaan yang seiring berjalannya waktu mengantarkannya pada pintu takdir. Mungkin benar adanya, setiap manusia memiliki rumah. Rumah tempat kembali di pertengahan ketika ingin sekedar singgah kemudian pergi Meski pada akhirnya, disanalah tujuan pulang. Kisah yang bertumpu pada kebenaran, jalan yang semata-mata menuju kebaikan, tidak akan sia-sia. Bukankah ini menjaga yang sesungguhnya? Aku percaya. Terimakasih, telah menjadi ikhtisar dari tiga yang mungkin benar adanya. Titik balik, kepercayaan, rumah, dan Aku percaya. 11 Januari 2014 23.18-23.44

||Doakan yaa.. | Selalu..||

Entah kenapa ini sangat lucu. Skenario Tuhan kali ini benar-benar mengocok perut serta pikiranku hingga membuatku mual sendiri. Aku sadar betul. Aku tak benar-benar mengerti tentang apa yang kuinginkan dalam kasus ini. Kita. Kehidupan Aku dan Kamu. Dulu aku pernah ingin pergi. Tetapi akhirnya aku memilih tetap disini. Sekarang kamu berubah pikiran ingin pergi.. Meski, akhirnya belum kita ketahui. Lucu, bukan? Mengejar mimpi. Itu alasan kita. Hingga akhirnya saling merelakan supaya saling bahagia. Dan bagaimana aku bisa biasa saja, saat denting bel penanda ketentuanmu telah lahir berdentang? Aku mencarimu,penasaran, bagaimana gerangan wujud ketentuan yang lahir? Kamu seperti biasa, begitu Aku tak menyalahkan. Kamu memang begitu,aku mengerti.. Dan ketika mulutmu terbuka, jawaban itu... sangat dewasa. Meski tetap terasa gores lukanya tetap terbaca pedihnya, Aku pun turut berduka. Bukan,bukan karena melihat wujud ketentuan, entahlah.. Melihat kenyataan bahwa Kau sangat...

Bingung? Iya. Akupun.

Gambar
Ketika kamu merasa ada yang salah meskipun begitu tak selalu salah.. Bingung? Iya. Akupun. Sebenarnya tak ada yang salah dari semua ini. Semua yang tiba-tiba datang bak angin ribut merusuh. Merusuh sepi di dalam jiwa. Mungkin tidaklah salah, lebih tepatnya kurang tepat. Kurang tepat semua itu hadir di tempat ini,di waktu ini,di keadaan ini. Keadaan,setelah waktu terisi banyak hal menyenangkan lain bersama. Dan ketika semua itu muncul,justru ada yang berbeda,berubah. Lahir sekat hingga jarak dari menyenangkan. Perubahan yang tak kusukai. Ah,lagi-lagi menyalahkan keadaan. Tempat? Mungkin dia yang paling berdosa. Ketika naluri diusik nalar, ada ragu disamping menikmati. -tian- Yogyakarta, 19 Mei 2013

Akankah

Karya : Ochistiar Ketika aku mulai menua Akankah rasa ini tetap tersimpan rapi di tempatnya? Terbungkus rapat kotak kenangan masa SMA Yang selalu kusimpan,hingga   nanti sampai di tempat seharusnya dia berada Ruang bawah tanah rumahku kelak Ketika keriput mulai menghiasi kulitku Akankah hati ini masih menyimpan ukiran namamu? Nama yang selalu terbayang tepat sebelum aku menutup mata di setiap malam Yang selalu terdengar gaungnya di telingaku Kamu.. 8 Desember 2012 Kamar kos *Sedikit perubahan dibeberapa sudut*