Postingan

Menampilkan postingan dengan label Inspiring

Cita-cita

      Waktu kecil aku suka banget sama kartun Mickey Mouse. Hampir semua barang yang aku pakai ada gambar Mickey-nya. Mulai dari tas sekolah, sandal, kaos kaki, gelas, piring, sendok, buku gambar, dll, semua bergambar Mickey Mouse. Tetapi, cita-cita pertamaku justru punya rumah yang ga ada tikusnya. Ya, dulu aku penyuka Mickey Mouse yang takut tikus.       Begitu udah bisa baca, aku pengen jadi Princess Aurora. Princess Aurora itu Princess favoritku, menurutku dia yang paling keren. Dulu, aku kira jadi Princess itu keren, keren banget. Bajunya lucu-lucu, roknya kayak gelembung besar gitu, bagus. Kalau sekarang diinget-inget lagi, apa asiknya jadi Princess yang gara-gara ketusuk jarum bisa tidur selamanya, yang cuma bisa bangun kalo Pangeran dateng. Setelah bangun pun, ceritanya langsung berhenti. Bahagia selamanya, katanya. Padahal akhir cerita itu kan suatu awal yang baru buat Aurora dan pangeran. Fyi, selamanya itu lama banget loh. Yakin bahagia selama...

Senyum yuuuk :)

Gambar
     Rainbow cake aja bisa,masa kamu engga~      Lengkungan yang sederhana yang mampu merubah hari menjadi tampak lebih indah dan menyenangkan. Lengkungan ke atas layaknya huruf U. Dia biasa dianggil senyum. Nama yang bagus bukan? Dia sangat lah menyenangkan. Bahkan di agamaku,lengkungan bernama senyum itu adalah sebuah ladang pahala. Bagaimana tidak? Melakukannya beberapa detik saja sudah terhitung pahala. Karena dengan senyum kita mampu menyalurkan energi kebahagiaan pada orang lain. Apalagi jika seharian kita tersenyum pada semua orang yang kita temui. Berapa pahala yang kita dapatkan dari sekadar tersenyum?      Senyum memang mampu menyalurkan energi kebahagiaan kepada orang lain yang melihatnya. Meskipun tidak selalu yang tersenyum itu bahagia. Bahkan ketika kita tidak bahagia kita mampu membuat orang lain menjadi lebih bahagia. Ajaib bukan? Itulah senyum yang sedari tadi aku kenalkan kepadamu. Dengan tersenyum,masalah yang a...

Satria

           Satria berarti prajurit yang berani. Dalam kebudayaan jawa satria menunjukan kasta bangsawan, prajurit atau orang yang baik hati, jujur dan gagah berani. Menjadi seorang satria haruslah memiliki kecakapan yang sebanding dengan apa yang disandangnya. Harkat dan martabat dipertaruhkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai yang mendominasi orang itu. Satria memunculkan citarasa yang membenamkan hakikat manusia bermartabat, berbudaya, dan berperadaban. Itulah pengertian satria yang aku baca.  ****              Jiwa nya mencerminkan nama itu. Satria. Aku melihatnya,bukan dengan pandangan sekilas atau lirikan sebelah mata. Aku melihatnya, perlahan seiring kumengenalnya. Kutemukan sosok itu. Satria. Aku tidak merasa terlalu cepat untuk menyimpulkan.     Sebab jarak ditengah pergantian detik dengan menit semakin membuatnya terlihat sebagai seorang satria.       ...