Terbiasa #1
Suara tawaku dan Yura memecah keheningan di kos Yura.
Sekarang jam 2 siang. Kebanyakan penghuni lain masih ada kelas atau kegiatan
lain di luar kos, hanya beberapa yang ada di kosan itupun untuk tidur siang. Aku
tidak suka tidur siang. Biasanya Yura suka tidur siang, tetapi siang ini dia
lebih memilih mendengarkan ceritaku tentang kelucuan Miki ketika makan siang
tadi. Entah itu pilihannya atau aku yang tidak memberinya pilihan lain. Yura
memang pendengar yang baik!
Akhir-akhir ini aku sering dibuat tertawa oleh Miki. Dia
sering melucu juga tanpa sadar melakukan hal-hal konyol yang selalu bisa
mengocok perutku. Bahkan, terkadang hanya mendengar suaranya saja aku sudah
bisa tertawa. Suaranya mirip salah satu tokoh favoritku di serial radio
kesukaanku. Aneh! Entah karena semua candanya lucu atau karena yang melucu
adalah Miki aku jadi tertawa. Aku suka tertawa, tertawa membuat sisa hari
terasa menyenangkan juga menghadirkan perasaan ringan. Terlalu ringan sampai
aku sudah tidak berpijak di tanah lagi. Ya! Aku sudah terbang terbuai segala
humornya.
Terbiasa. Cukup dengan satu kata untuk menggambarkan
hubunganku denganMiki. Terbiasa. Aku terbiasa menyapanya saat aku tidak sengaja
melihatnya di ujung koridor atau dilobby kampus atau di tengah kerumunan orang
ketika mengantri masuk studio di Empire. Aku terbiasa melangkahkan kakiku ke
markas English Club, tempat favoritnya, ketika aku tahu dia sedang di kampus.
Aku terbiasa membagi semua kisahku. Aku terbiasa mendengarkan opininya.
Semakin sering aku menghabiskan waktu dengan Miki, semakin sering aku membagi candanya ke teman-temanku yang lain. Seperti yang aku lakukan siang ini. Masih renyah suara tawaku dan Yura, ketika salah satu tetangga kamar Yura menyalakan mp3 dengan suara mega keras sampai mengalahkan suara tawa kami. Mungkin ini sebuah peringatan. Aku dan Yura kompak memelankan suara kami dan mengakhiri bahasan kelucuan Miki. Yura memanfaatkan sisa siang itu dengan kembali ke rutinitasnya, tidur siang. Sementara aku lebih memilih mencolokkan flashdisk milik Mikike laptop Yura untuk menonton drama korea. Ini drama korea pertamaku.
*******************************************************
Udah lama banget pengen bisa nulis cerita bersambung (dengan konsisten). Tapi belum jadi-jadi. Mager laah, kelupaan laah, udah ga mood laah. Banyak banget alesannya hehehehe. Semoga yang ini berlanjut teroooos. Oiya, aku juga pengen nge-share lagu yang pernah aku tulis. Karena? Yaaa kenapa engga? ._.
Btw, have a good day & happy reading! :)
Komentar
Posting Komentar