Postingan

Menampilkan postingan dengan label keluarga

Tersesat

Oleh: Ochistiar Aku kehilangan porosku Aku tidak bisa berputar seperti biasanya lagi Aku tidak tahu lagi apa yang aku ingin Aku tidak mengerti lagi tentang target-target yang biasanya kubuat Aku tersesat, tak tahu arah Aku kehilangan, kebebasan. Tunggu.. Sebentar.. Kemudian aku berpikir, bagaimana bisa aku kehilangan kebebasan ketika aku masih bisa berpikir. Aku tahu kalau aku tersesat, pikiranku berkata begitu. Tetapi bagaimana aku tahu aku kehilangan kebebasan, ketika bahkan pikiranku masih bebas mengatakan kalau aku tersesat. Kenapa harus tersesat? Kenapa harus kehilangan? Kenapa pikiranku memilih untuk mengatakan itu? Bisa saja pikiranku mengatakan aku tidak tersesat, toh aku tidak suka tersesat, apalagi kehilangan. Tetapi mengapa pikiranku memilih untuk mengatakannya? Apakah dia lelah? Pikiranku memang tidak pernah bisa beristirahat. Mengapa dia justru mengatakan sesuatu yang tidak aku suka? Apakah dia sudah menyerah? Menyerah pada ...

Menikmati dan Bersyukur, terimakasih :)

Setiap keluarga pasti punya ceritanya masing-masing. Begitu juga dengan keluargaku. Bukankah sudah sering diperdengarkan,bahwa tidak ada satupun di dunia ini yang sempurna. Begitu juga dengan keluargaku. Keluargaku,ayahku,ibuku,kedua kakak perempuanku,dan satu adik laki-lakiku. Mereka semua keluargaku. Kadang ada saling menghindari,saling tidak menyukai beberapa sifat di antaranya,saling mengomentari,tetapi di balik itu semua aku yakin ada saling menyayangi . Bukankah itu sudah cukup? Awalnya aku berpikir begitu,tetapi hidup tidak sesederhana bayanganku di masa kecil. Ah,masa kecil,masa-masa dimana semuanya terlihat sangat indah,sangat mudah,dan sangat menyenangkan. Satu hal yang baru-baru ini kusadari,bahwa pembentuk masa kecil seseorang adalah orang tuanya,dan pembentuk masa saat mereka telah dewasa adalah mereka sendiri. Masa dewasa disaat kita mulai tahu apa adanya dan disitulah kita mampu melihat kehidupan yang sebenarnya. Ketika kita mulai menentukan sendiri pilihan hidup...

Ayah

Teringat masa kecilku Kau peluk dan kau manja Indahnya saat itu Buatku melambung Disisimu terngiang Hangat nafas segar harum tubuhmu Kau tuturkan segala mimpi-mimpi Serta harapanmu Ayah dengarlah betapa sesungguhnya Ku mencintaimu Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu Yang Terbaik Bagimu- Ada Band Ayah , Mungkin Aku sudah lupa bagaimana pertama kali Kau menggendongku Mungkin Aku sudah lupa pertama kali Aku mampu memanggilmu dengan kata yang jelas “ Ayah ” Tetapi,Aku masih ingat Ayah , Ketika Ayah bersepeda dengan Aku duduk didepan,kegiatan sore yang paling aku tunggu-tunggu Ketika Ayah memelukku disaat aku mulai mengenal hidup,untuk menguatkanku Ayah , Aku tidak pernah mendengarmu mengeluh tentang hidup Meski aku tau pasti,ada di posisimu tidak mudah Engkau tidak suka di kasihani,aku tau itu Ayah Aku tidak mengasihanimu,Aku kagum Ayah , Masih teringat jelas kata-katamu sore itu Kata-kata itu selalu mampu ...