Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

Iya. Iya-in aja ya. :3

Ruangan terisi sepi. Makanan belum juga datang, semua masih mematung di tempat masing-masing.. “ Andai engkau tahu betapa ku mencinta Selalu menjadikanmu isi dalam doaku Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya ” Suara mas Afgan mengisi sunyi diantara kami yang sibuk dengan telepon genggam masing-masing. Awalnya kami masih cuek, namun ketika lagu memasuki bagian reff: “ Jika aku bukan jalanmu Ku berhenti mengharapkanmu Jika aku memang tercipta untukmu Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu ” Pembicaran menelaah suatu fase kehidupan dimulai dari sana. Dari senandung mas Afgan, “Jodoh pasti bertemuu”.      I ya, jodoh pasti bertemu, tapi yang dipertemukan dengan kita itu belum tentu jodoh. Get it? Jadi kalo kamu tetiba dipertemukan lagi sama ‘seseorang’ yang pernah istimewa, ya gausah seneng dulu. Siapa tau, maksud Tuhan mempertemukan kalian lagi supaya kamu bisa liat dengan mata kepala ...

bukan-maba-lagi

Gambar
Sejak pengumuman SNMPTN 2013 keluar, saya bukan maba lagi. Ya, bukan mahasiswa baru lagi.   Bukan angkatan paling kecil lagi, yang kalau melakukan salah masih bisa dimaklumi “kan masih maba..”. Bukan mahasiswi yang bisa dengan frontal kenalan sana-sini, sesama maba kan memang wajar belum saling kenal.   maba banget maba belum dapet korsa Sekarang saya adalah mala. Mahasiswa lama yang bukan-maba-lagi. Sudah tidak ada lagi, ‘Angkatan berapa? 2012? Wah maba ya’. Sekarang 2012 sudah menjadi mala. Sudah tidak istimewa? Tentulah masih, kan angkatanku.. mala udah punya korsa + jaket angkatan Ketika menjadi maba, kita memulai semuanya dari awal lagi. Corat-coret hasil sekolah dulu tidak terlalu mempengaruhi. Karena banyak matakuliah yang sangat baru untuk kita. Ibarat sebuah kertas, kita masih putih bersih. Polos. Sekarang? Sebagian kertas itu sudah terisi dengan cerita tahun pertama. Ada cerita ketika menghafal teman seangkatan. Jujur,dulu itu sangat s...

Ibarat Rumah

Begini, aku bagikan, dengar baik-baik Ibarat rumah yang terdiri dari banyak ruangan, satu ruangan untuk Tuhan, satu ruangan untuk keluarga, begitu seterusnya.. Setiap ruangan tentulah penting dan mempunyai kegunaannya masing-masing setiap ruangan memiliki manfaat tersendiri yang tetap dibutuhkan oleh Sang rumah. Pintu rumah itu sudah terbuka, setelah sebelumnya ditutup rapat Mempersilahkan orang yang berkunjung untuk melihat-lihat ke dalam Para tamu datang dan pergi, rumahpun membiarkannya Namun,ketika ada tamu yang tetap berkunjung selalu berkunjung hingga tak lagi keluar rumah Dan rumah,menjaganya agar tetap tinggal memberikannya izin untuk menempati Tetapi,sebelumnya telah ada ruangan khusus, yang tetap dijaga rumah, ruangan yang tertutup, terkunci rapat Karena telah terisi oleh orang yang tinggal sebelumnya orang yang berbeda orang yang mampu menyebabkan rumah memeberikannya ruangan khusus  Pertanyaannya, Bagaimana, jika di dalam rumah itu terdapat dua o...

||Doakan yaa.. | Selalu..||

Entah kenapa ini sangat lucu. Skenario Tuhan kali ini benar-benar mengocok perut serta pikiranku hingga membuatku mual sendiri. Aku sadar betul. Aku tak benar-benar mengerti tentang apa yang kuinginkan dalam kasus ini. Kita. Kehidupan Aku dan Kamu. Dulu aku pernah ingin pergi. Tetapi akhirnya aku memilih tetap disini. Sekarang kamu berubah pikiran ingin pergi.. Meski, akhirnya belum kita ketahui. Lucu, bukan? Mengejar mimpi. Itu alasan kita. Hingga akhirnya saling merelakan supaya saling bahagia. Dan bagaimana aku bisa biasa saja, saat denting bel penanda ketentuanmu telah lahir berdentang? Aku mencarimu,penasaran, bagaimana gerangan wujud ketentuan yang lahir? Kamu seperti biasa, begitu Aku tak menyalahkan. Kamu memang begitu,aku mengerti.. Dan ketika mulutmu terbuka, jawaban itu... sangat dewasa. Meski tetap terasa gores lukanya tetap terbaca pedihnya, Aku pun turut berduka. Bukan,bukan karena melihat wujud ketentuan, entahlah.. Melihat kenyataan bahwa Kau sangat...

:)

Sudah lupakan segala cerita,antara kita Aku tak ingin,ku tak ingin,ku tak ingin ku terluka,karena cinta Bukan,karena rasa itu telah sirna Maafkanlah, ku hanya tak ingin, ku tak ingin,ku tak ingin kau terluka,karena cinta -Serba salah,raisa- Dengerin yaa :) https://soundcloud.com/ochistiar/bymoum78bcjs

Bingung? Iya. Akupun.

Gambar
Ketika kamu merasa ada yang salah meskipun begitu tak selalu salah.. Bingung? Iya. Akupun. Sebenarnya tak ada yang salah dari semua ini. Semua yang tiba-tiba datang bak angin ribut merusuh. Merusuh sepi di dalam jiwa. Mungkin tidaklah salah, lebih tepatnya kurang tepat. Kurang tepat semua itu hadir di tempat ini,di waktu ini,di keadaan ini. Keadaan,setelah waktu terisi banyak hal menyenangkan lain bersama. Dan ketika semua itu muncul,justru ada yang berbeda,berubah. Lahir sekat hingga jarak dari menyenangkan. Perubahan yang tak kusukai. Ah,lagi-lagi menyalahkan keadaan. Tempat? Mungkin dia yang paling berdosa. Ketika naluri diusik nalar, ada ragu disamping menikmati. -tian- Yogyakarta, 19 Mei 2013

Jumat-Sabtu

Aku pengen berbagi beberapa cerita. Adapun cerita itu adalah beberapa potongan kejadian di hariku belakangan ini. Dan,boleh dibilang beberapa hari ini aku melalui kejadian yang nanonano. Kejadian-kejadian yang sangat random hahahaha. Enjoy ya! :) Jumat, 3 Mei 2013 -menjelang sore di perempatan jakal,selokan- Seharian itu aku di kamar,ga kemana-mana,dan laper. Kebetulan di kosan ga ada makanan. Menjelang sore rasa laper ku mulai memuncak. Lapeeeeeeer banget. Akhirnya dengan males-malesan aku keluar kosan dan bermaksud mencari makan di deretan selokan mataram. FYI,kosanku di daerah sekitar hotel Ishiro. Nah,aku langsung aja menuju jakal dan bergerak ke salatan. Setelah sampai di lampu merah,aku belok ke arah timur. Di jalanan situ emang luamayan banyak penjual makanan. Pas belok,aku liat anak SMA. Aku tau dia anak SMA,soalnya masih pake celana abu-abu. Dia nekat ngelawan arus pas penggokan. Padahal itu di perempatan yang lumayan rame. Iseng banget adeknya. Jadi kuliatin terus aj...

Akankah

Karya : Ochistiar Ketika aku mulai menua Akankah rasa ini tetap tersimpan rapi di tempatnya? Terbungkus rapat kotak kenangan masa SMA Yang selalu kusimpan,hingga   nanti sampai di tempat seharusnya dia berada Ruang bawah tanah rumahku kelak Ketika keriput mulai menghiasi kulitku Akankah hati ini masih menyimpan ukiran namamu? Nama yang selalu terbayang tepat sebelum aku menutup mata di setiap malam Yang selalu terdengar gaungnya di telingaku Kamu.. 8 Desember 2012 Kamar kos *Sedikit perubahan dibeberapa sudut*

Dua.

Latizia “Maaf ya Tiz,malem ini aku gabisa ke tempatmu. Masih ada yang harus disiapin buat lomba besok pagi nih.. Maaf ya” Bima-yang-super-duper-sibuk-sama-lomba-robotnya,aku bisa ngerti kok. Itu kan emang berarti banget buat kamu. Dan aku juga ga ngerasa di dua-in sama hobimu itu. Aku mendukung kamu 1000%. Meskipun sebenernya agak sayang juga, soalnya di tanganku sekarang udah ada 2 tiket buat nonton teater, hadiah dari kuis di radio. Dan karena kamu gabisa ikut, aku bakal nonton sendirian. Ah,tapi gapapa. Apasih yang lebih nyenengin daripada liat senyum mu besok gara-gara  robotmu menang? “Iya,gapapa kok, Bim. Semangaaaaaaaaaat ya! Semoga besok lombanya sukses :B” Akhirnya aku malem ini nonton sendiri deh. Oke,ini langsung cus! Setengah jam lagi teaternya mulai mwiwiwiwi. Kezia Kasih makan cimot, udah. Beresin kamar, udah. Siap-siap, udah. Dijemput, belum. Emang ya,bukan Abi namanya kalo ga jemput telat. Selalu deh. Ini itu udah 30 menit lebih aku mondar-...

Telah ± 7 Bulan. Di sini.

Malam ini sudah terlalu larut. Bahkan untuk sekedar menyapa, mungkin? Tetapi menulis memang selalu mampu memilih saat-saat untuknya sendiri. Tak peduli waktu dan tempat. Beruntungnya, aku jarang berkeberatan atas hadirnya. Aku tetap menyukainya. Malam ini aku ingin membahas lebih dalam tentang tempat ini, Teknik Mesin. Bukan,bukan tentang mereka. Tapi tentang kami.  Bukan,bukannya aku ingin membeda-beda kan. Aku hanya bertanya, atau malah bercerita, mungkin? Jadi,diawali dengan ini.. “Aku kan pengen masuk Teknik Mesin..” “Jangaaaan, bahaya.” “Loh, emang kenapa?” “Disini ga cocok untuk Perempuan” Bukan,bukan aku yang berucap itu. Tapi aku mendengar,atau melihat? Ya.   Percakapan itu membuat aku sedikit berpikir. Ya, aku tahu. Aku terlalu sering memikirkan hal-hal yang seharusnya tak pelu dipikirkan. Tapi tetap saja, hal itu mampu mendatangkan pertanyaan bertubi-tubi pada diri sendiri yang aku tahu dengan pasti,tentulah tak mampu kujawab sendiri.. ...

Seminggu

Mereka mempunyai waktunya masing-masing. Tersenyum,tertawa,merindu.. Begitupun kita. Kuharap. 6 days ago Disana memang bagus,disini pun begitu. Tapi siapa yang tau akan suatu terbaik tuk kita? Aku? Kamu? Tuhan. 6 days ago Aku telah mencoba,melihat sekeliling dan mencari. Siapakah gerangan pengganti? Belum usai pencarianku, Aku justru menemukan kenyataan. Bahwa engkau tak terganti. 6 days ago Bukankah saling mendoakan terdengar lebih tulus dan terlihat lebih dewasa daripada ucapan memuja? 4 days ago Menyayangi akan tetap ada,tak bisa di makan waktu. Kataku. 4 days ago Aku terlanjur menyayangi orang-yang-bahkan-tidak-banyak-berbincang denganku. Dan aku mengakui,aku tak cukup mengenalnya. Entahlah,yang aku tau pasti aku menyayanginya. 4 days ago Terlanjur. Rasa ini memang tidak disengaja. Karena memang sebelumnya tak pernah terpikir olehku akan menyayanginya sedalam ini. 4 days ago Aku menyayanginya. Ingin melihatnya bahagia. Denganku ataupun dengan yang lain. Pil...

Bahagia Selamanya

Sudah selayaknya manusia tumbuh dan berkembang. Baik jasad maupun ruh nya. Ada yang bilang “ Bertambah tua itu pasti,bertambah dewasa itu pilihan.”. Mungkin tanpa kusadari aku memilih bertambah dewasa. Sedikit demi sedikit menjadi dewasa. Bukan,bukannya aku berhenti melakukan hal-hal konyol dan menghadirkan tawa tanpa henti. Tetapi mengisi pikiran dengan hal-hal yang lebih “berat”. Bukan,bukannya aku menganggap semua yang ada tidak lagi mudah. Karena pada kenyataanya,mudah atau susah tergantung pikiran kita menyikapinya. Tetapi memang ada hal-hal yang sudah seharusnya mulai dipikirkan, hal-hal yang perlu dicari tahu lagi, pertanyaan-pertanyaan yang sudah sepatutnya dijawab dengan serius. Dan aku memilih untuk melalui itu. Karena aku mulai sadar,itu harus. Tidak ada lagi pilihan,karena untuk memperoleh yang kuingin,mereka semua harus mulai dilakukan. Pada dasarnya keinginanku yang utama sangat sederhana. Meski kemudian muncul keinginan-keinginan yang lebih spesifik mengikuti...

#terekdungdes

Konyol itu sesuatu yang bila diingat kembali bisa menghasilkan senyum kecil,manis. Konyol itu sesuatu yang pada saat nya hadir, ada tawa panjang yang terselip lama dalam peristiwa. *** Aku mau berbagi sedikit cerita tentang kekonyolan. Kejadiannya udah beberapa hari yang lalu. Jadi kalo kadar lucunya udah berkurang harap maklum yaa :v Sebelumnya aku mau promosi mushola apung di MM UGM dulu. Buat yang belum tau, disana itu tempat super duper unyu. Tempatnya asik buat sekedar duduk-duduk atau bahkan cerita-cerita,curhat-curhat. Mau guling-guling dilanjut salto juga cocok,soalnya tempatnya sepi ( terutama di jam-jam kuliah ). Mmmm,gatau juga ding emang sepi gitu atau pas aku kesana pas lagi sepi. Pokoknya tempatnya recommended banget deh buat nge-galau #lah (?) Coba kalo ditempat itu ga dibikin mushola,aku yakin buangeeeet,pasti tempat itu jadi salah satu tempat favorit buat pacaran #lah (?) Tapi kenyataannya disitu adalah mushola,rumah Allah,tempat mendekatkan diri...

Cinta yang sebenarnya....

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya, adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia. adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata ” Aku turut berbahagia untukmu ” Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya. Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta kepadamu, karena takut kau berpaling dan memberi jarak, dan bila suatu saat dia pergi, kau akan menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau sadari - Bukan buatan Saya,hanya mengutip - Coba di resapi... Puisi nya bagus dan mengena ya :)

Tiktoktiktok

Waktu Itu Karya : Ochistiar Waktu berjalan begitu cepat Apakah kau menyadarinya? Menyadari akan waktu itu? Waktu yang ada karena kita membuatnya Ya, kita yang membuatnya Mungkin kau tak sadar telah membuatnya Tapi rasa itu tak akan seperti yang kurasa bila tanpamu Tanpamu? Ah, tak kan jadi waktu itu Karena waktu itu kita yang ciptakan Kau tanya, ”Waktu mana?” Waktu aku bernafas,bicara,melihat,mendengar Denganmu disekitarku Ah,mungkin kau tak akan mengerti waktu itu                                                                                   ...

Percakapan Malam (Ym!)

tian : aku tak akan bertanya, aku tak akan mencari tau dan aku tak akan menjauh darimu.                                     karna matamu pancarkan kepercayaan dan hatimu selalu berbisik padaku astri : galau thooo eren : hati kami udah terpisah selama lima tahun lebih, lalu tetiba dipertemukan. eren : tak kuasa memandang matanya, tak kuasa melihat kenyataan pahit didalamnya. tian : Ayo, jangan hanya meliriku,jangan hanya berbicara dalam hati,jangan hanya melihat FB                                 atau fotoku,jangan pura-pura untuk tak tau. Seandainya sulit terungkap berilah                                               senyuman padaku, itu jawabannya astri : oh my god eren : menghadap...