Bahagia Selamanya
Sudah selayaknya manusia tumbuh dan berkembang. Baik jasad
maupun ruh nya. Ada yang bilang “ Bertambah tua itu pasti,bertambah dewasa itu
pilihan.”. Mungkin tanpa kusadari aku memilih bertambah dewasa. Sedikit demi
sedikit menjadi dewasa. Bukan,bukannya aku berhenti melakukan hal-hal konyol
dan menghadirkan tawa tanpa henti. Tetapi mengisi pikiran dengan hal-hal yang
lebih “berat”. Bukan,bukannya aku menganggap semua yang ada tidak lagi mudah. Karena
pada kenyataanya,mudah atau susah tergantung pikiran kita menyikapinya. Tetapi
memang ada hal-hal yang sudah seharusnya mulai dipikirkan, hal-hal yang perlu
dicari tahu lagi, pertanyaan-pertanyaan yang sudah sepatutnya dijawab dengan
serius.
Dan aku memilih untuk melalui itu. Karena aku mulai
sadar,itu harus. Tidak ada lagi pilihan,karena untuk memperoleh yang
kuingin,mereka semua harus mulai dilakukan. Pada dasarnya keinginanku yang
utama sangat sederhana. Meski kemudian muncul keinginan-keinginan yang lebih
spesifik mengikuti.
Aku ingin bahagia selamanya. Seperti akhir cerita-cerita
dongeng yang seringkali kudengar semasa kecil. “Aku ingin bahagia selamanya”
bukan berarti aku tidak bersyukur dengan hidupku sekarang. Aku sadar,kebahagiaan
itu datang dari pikiran kita masing-masing. Ya,lagi-lagi pikiran. Di beberapa
post yang lalu pun aku pernah menjelaskan tentang sangat berpengaruhnya pikiran
bagi hidup kita. Dan pikiranku mengatakan,kinipun aku telah bahagia dan sedang
bahagia. Bagaimana aku tidak bahagia
dengan berbagai nikmat yang telah diberikanNya padaku? Banyak,banyak sekali
nikmat yang telah kudapatkan.
Aku ingin bahagia selamanya. Selamanya,berarti
terus-menurus tak terputus hingga akhir.
Sampai kapankah aku ada? Sampai kapankah aku mampu merasa? Bahkan di
alam selanjutnya pun aku masih bisa merasa. Dan aku ingin tetap bahagia disana.
Bersama orang-orang yang aku sayangi. Dan itu berarti,aku harus memikirkannya
dari sekarang. Karena bahagia disana bergantung pada apa yang aku lakukan di
alam ini,dunia. Aku ingin,aku mulai berfikir,dan aku harus. Ya,aku masih
belajar. Dan masih jauh dari sana. Tapi aku tau apa yang aku tuju,meski
perlahan namun pasti. Semoga aku mampu mempersiapkannya dengan baik. Dan
bahagia selamanya.
Semoga kita semua bahagia selamanya :)
Komentar
Posting Komentar