Mereka bicara seolah sudah pernah berada di situasi dan kondisi ini. Seperti pernah menjadi aku. Kenyataannya,tidak ada yang pernah menjadi aku kecuali aku sendiri. Ya,cuma aku yang pernah jadi aku. Jadi kesimpulannya,akulah yang paling mengerti aku. Aku percaya,setiap kata punya banyak makna. Banyak hal bisa mempengaruhi makna dari kata tersebut. Intonasi,situasi,kondisi,siapa yang mengatakannya,ditujukan ke siapa,banyak hal. Setiap kata bisa jadi suatu sihir buat orang tertentu yang mungkin punya kenangan di balik kata itu. Kata yang sama sekali tidak menyakitkan bisa menyebabkan tangis. Kata yang dianggap lucu malah membuat orang merinding. Kata yang terdengar kasar bisa jadi menyebabkan tawa tak henti. Siapa tau? Ada saat dimana kita tidak bisa melihat sesuatu dengan mata. Sesuatu itu harus dilihat dengan hati dan saat hati mulai subjektif saat itulah timbul ragu. Mengartikan orang kedalam kata tidaklah mudah. Saat mata tak mampu membedakan mana yang sesungguhnya,tiruan,ata...
Komentar
Posting Komentar