Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Akankah

Karya : Ochistiar Ketika aku mulai menua Akankah rasa ini tetap tersimpan rapi di tempatnya? Terbungkus rapat kotak kenangan masa SMA Yang selalu kusimpan,hingga   nanti sampai di tempat seharusnya dia berada Ruang bawah tanah rumahku kelak Ketika keriput mulai menghiasi kulitku Akankah hati ini masih menyimpan ukiran namamu? Nama yang selalu terbayang tepat sebelum aku menutup mata di setiap malam Yang selalu terdengar gaungnya di telingaku Kamu.. 8 Desember 2012 Kamar kos *Sedikit perubahan dibeberapa sudut*

Dua.

Latizia “Maaf ya Tiz,malem ini aku gabisa ke tempatmu. Masih ada yang harus disiapin buat lomba besok pagi nih.. Maaf ya” Bima-yang-super-duper-sibuk-sama-lomba-robotnya,aku bisa ngerti kok. Itu kan emang berarti banget buat kamu. Dan aku juga ga ngerasa di dua-in sama hobimu itu. Aku mendukung kamu 1000%. Meskipun sebenernya agak sayang juga, soalnya di tanganku sekarang udah ada 2 tiket buat nonton teater, hadiah dari kuis di radio. Dan karena kamu gabisa ikut, aku bakal nonton sendirian. Ah,tapi gapapa. Apasih yang lebih nyenengin daripada liat senyum mu besok gara-gara  robotmu menang? “Iya,gapapa kok, Bim. Semangaaaaaaaaaat ya! Semoga besok lombanya sukses :B” Akhirnya aku malem ini nonton sendiri deh. Oke,ini langsung cus! Setengah jam lagi teaternya mulai mwiwiwiwi. Kezia Kasih makan cimot, udah. Beresin kamar, udah. Siap-siap, udah. Dijemput, belum. Emang ya,bukan Abi namanya kalo ga jemput telat. Selalu deh. Ini itu udah 30 menit lebih aku mondar-...

Telah ± 7 Bulan. Di sini.

Malam ini sudah terlalu larut. Bahkan untuk sekedar menyapa, mungkin? Tetapi menulis memang selalu mampu memilih saat-saat untuknya sendiri. Tak peduli waktu dan tempat. Beruntungnya, aku jarang berkeberatan atas hadirnya. Aku tetap menyukainya. Malam ini aku ingin membahas lebih dalam tentang tempat ini, Teknik Mesin. Bukan,bukan tentang mereka. Tapi tentang kami.  Bukan,bukannya aku ingin membeda-beda kan. Aku hanya bertanya, atau malah bercerita, mungkin? Jadi,diawali dengan ini.. “Aku kan pengen masuk Teknik Mesin..” “Jangaaaan, bahaya.” “Loh, emang kenapa?” “Disini ga cocok untuk Perempuan” Bukan,bukan aku yang berucap itu. Tapi aku mendengar,atau melihat? Ya.   Percakapan itu membuat aku sedikit berpikir. Ya, aku tahu. Aku terlalu sering memikirkan hal-hal yang seharusnya tak pelu dipikirkan. Tapi tetap saja, hal itu mampu mendatangkan pertanyaan bertubi-tubi pada diri sendiri yang aku tahu dengan pasti,tentulah tak mampu kujawab sendiri.. ...