||Doakan yaa.. | Selalu..||
Entah kenapa ini sangat lucu. Skenario Tuhan kali ini benar-benar mengocok perut serta pikiranku hingga membuatku mual sendiri. Aku sadar betul. Aku tak benar-benar mengerti tentang apa yang kuinginkan dalam kasus ini. Kita. Kehidupan Aku dan Kamu. Dulu aku pernah ingin pergi. Tetapi akhirnya aku memilih tetap disini. Sekarang kamu berubah pikiran ingin pergi.. Meski, akhirnya belum kita ketahui. Lucu, bukan? Mengejar mimpi. Itu alasan kita. Hingga akhirnya saling merelakan supaya saling bahagia. Dan bagaimana aku bisa biasa saja, saat denting bel penanda ketentuanmu telah lahir berdentang? Aku mencarimu,penasaran, bagaimana gerangan wujud ketentuan yang lahir? Kamu seperti biasa, begitu Aku tak menyalahkan. Kamu memang begitu,aku mengerti.. Dan ketika mulutmu terbuka, jawaban itu... sangat dewasa. Meski tetap terasa gores lukanya tetap terbaca pedihnya, Aku pun turut berduka. Bukan,bukan karena melihat wujud ketentuan, entahlah.. Melihat kenyataan bahwa Kau sangat...