Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2011

Aku

Aku emang suka cerita,tapi aku tetep punya hal-hal yang pengen aku simpen sendiri. Kalo aku ga cerita,itu tandanya hal itu emang belum pantes diceritain. Dan kadang yang kamu tau,ga harus semua orang jadi tau. Tau ga yang kayak gitu namanya apa? Ember pecah! Aku emang gasuka sama sifat orang yang kayak gitu. Ya,aku tau ga ada orang yang sempurna. Maka dari itu aku ga pernah bener-bener membenci seseorang. Karena orang itu pasti tetep punya sifat possitive ke aku. Aku ga pernah sebel sama orang. Aku cuma sebel sama sifatnya. Kalaupun aku pernah ngritik orang itu semata-mata buat sifat yang aku sebel itu. Bukan karena dia siapa dan dia gimana. Aku bakal diem kalo siapapun itu ga membuat aku terganggu. Kalo dia berprilaku yang ga aku suka,tapi ke oarang lain. Bukan ke aku. Aku bakal biasa aja. Yang penting orang itu ga ngapa-ngapain aku,jadi aku juga ga perlu ngapa-ngapain dia. Itu prinsipku sih. Aku emang kayak gini orangnya. Terserah kalian mau bilang apa. Beranggapan apa tentang aku. ...

Beautiful Eyes - Taylor Swift

Your beautiful eyes stare right into mine and sometimes i think of you late at night I don't know why I wanna be somewhere where you are I wanna be where You're here Your eyes are looking into mine So baby make me fly My heart has never felt this way before I'm looking through your I'm looking through your eyes I wake up, I'm alive in only a little while, I cry 'Cause you're my lullaby So baby come hold me tight 'cause I, I I wanna be everything you need I wanna be where ngingetin aku sama matamu..

nge-Massa :D

Gambar

Melewati Samudera

Aku mengerti. Aku sadar dan kini aku tak merasakan sakit itu lagi. Sakit yang menyayat hati ini ketika mataku menemukan bayangan kalian berdua yang tampak dihadapanku. Aku mampu melewati samudra yang hampir menenggelamkanku. Saat itu aku tak punya pilihan lain. Aku tak bisa mundur karena di belakangku penuh dengan pasukan tembak yang siap melemparkan anak panahnya ke arahku. Aku takut. Ingin menangis bahkan menjerit meraung,tetapi ku tahu ini bukan saatnya. Aku memang harus maju,terjun ke samudera yang sedari tadi telah membuka mulutnya dengan lebar siap melahapku habis. Memaksaku yang tidak bisa berenang,berenang di tengah derasnya arus samudera saat itu. Arusnya yang begitu deras membawaku ke daerah entah dimana. Aku yang tiba-tiba mampu berenang,mengapung bagai gabus yang dengan pasrah mengikuti arah arus samudera dan membawaku ke fase ini. Fase dimana aku tidak merasakan getaran yang menyakitkan saat mata ini melihat kalian bersama. Fase yang dari dulu kutunggu.

Jangan Hapus Aku

Kalau kalian pikir aku masih terlalu kecil untuk mengerti, kalian salah. Aku sudah mengerti,sangat mengerti. Arti dari sebuah ketulusan yang tidak lagi kurasa. Arti dari sebuah kebaikan yang tidak lagi tampak. Kini,aku sudah bisa merasakannya. Merasakan arti ketulusan dari sebuah kebaikan,yang kini tidak lagi kutemui. Semua palsu. Kalaupun bukan palsu maka jahat. Aku ingin memilih kebaikan yang tulus,tetapi sayangnya pilihan itu tidak kutemui. Aku hanya bisa memilih antara palsu dan kejahatan yang sebenarnya. Kalian tau,saat aku mengetahui kalian sedih maka aku turut menangis. Aku menangis semalaman,sampai lingkaran hitam tampak di mataku. Mungkin kalian tidak percaya. Terserah, tapi kenyataannya memang begitu. Kadang aku bertanya, apa salahku? Hingga kalian berbeda. Dulu,sekarang,dan selamanya aku selalu menganggap kalian sama. Sama seperti yang lain pada umumnya. Aku tak peduli tentang masa lalu yang ada. Mungkin berbeda. Kalian memang melihatku lahir dan aku tidak melihat ka...

Random

Bosen lah ya,dari kemaren nge-post yang galau-galau terus. Hidup ada kan untuk dinikmati dan disyukuri,bukan cuma menyesali apa yang ga kita punya. Well,aku mau cerita beberapa pengalaman lucuku. Hmmmm dari jaman aku kecil yang masih keinget yaa. Kalo masi keinget sampe sekarang kan berarti sangat berkesaan haha Pas umurku baru sekitar 3 tahunan.. Aku ngambek sama orang rumah. Berhubung aku masih tidur sama ayah+ibu,belum punya kamar sendiri jadi aku ngambek dikamarnya mba ayu (mba ku yang ke 2). Sok-sok an banget pake ngunci kamar segala. Lumayan lama aku ngambeknya,ga mau keluar kamar. Di ketok-ketok pintu kamar,aku tetep gamau keluar. Padahal itu juga bukan kamarku hehe. Lamaaaaa ga keluar-keluar aku bosen. Eh pas mau keluar,aku gabisa buka kuncinya. Akirnya aku gantian ketok-ketok pintu kamar,sambil teriak-teriak,sambil nangis juga. Aku disuruh lompat lewat jendela,terus ditangkep ayah dari luar. Kakak-kakak ku pada ngetawain aku,udah ngambek-ngambek sendiri,ngunci-ngunci sen...